Jumat, 13 Mei 2011

KASIH DAN HORMAT KEPADA ORANG TUA KITA

DEFENISI METODE (CERAMAH DAN PROYEKTOR)
Metode Mengajar Ceramah.
Metode ceramah yaitu metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan secara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif (Muhibbin Syah, 200). Metode ceramah dapat dikatakan sebagai satu-satunya metode yang paling ekonomis untuk menyampaikan informasi dan paling efektif dalam mengatasi kelangkaan literatur atau rujukan yang sesuai dengan jangkauan daya beli dan paham siswa.
Media Proyektor (LCD)
Proyektor LCD adalah suatu jenis proyektor video untuk menampilkan video, gambar atau data komputer di layar atau permukaan datar lainnya. Ini adalah analog modern dari proyektor slide atau proyektor overhead. Untuk menampilkan gambar, LCD (liquid crystal layar) Proyektor biasanya mengirim cahaya dari lampu halida logam melalui prisma yang memisahkan cahaya untuk tiga panel silikon poli - masing-masing untuk komponen merah, hijau, dan biru dari sinyal video. Sebagai cahaya terpolarisasi melewati panel (kombinasi polarizer, panel LCD dan analyzer), piksel individu dapat dibuka untuk memungkinkan cahaya untuk lulus atau tertutup untuk memblokir cahaya. Kombinasi piksel terbuka dan tertutup dapat menghasilkan berbagai macam warna dan nuansa pada gambar yang diproyeksikan.


KASIH DAN HORMAT KEPADA ORANGTUA KITA (EFESUS 6: 1-3)
Kasih adalah perasaan tulus yang perduli, perhatian, sayang tanpa mengharap ada nya imbalan. Sedangkan hormat adalah menghargai (sopan): sepatutnyalah kita kpd orang tua kita. Menghargai juga berarti menjunjung tinggi: kita harus menghargai pendapat dan keyakinan orang lain; mengakui dan menaati (tt aturan, perjanjian): kita akan persetujuan dan perjanjian yg telah kita buat.
Peraturan kelima untuk kehidupan manusia yang diberikan Allah adalah "Hormatilah ayahmu dan ibumu supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu kepadamu." (Keluaran 20:12). Perintah ini berhubungan dengan hal-hal yang membuat keberhasilan seperti kebahagiaan, keamanan, singkatnya hal-hal yang biasanya kita inginkan.
Rasul Paulus menyebut perintah ini dalam Efesus 6:1-9 sebagai perintah pertama yang disertai dengan janji. Perikop ini memberikan kepada kita suatu gambaran dari rumah tangga bahagia yang dibangun dengan kuat di atas penghormatan, ketaatan dan kasih. Rumah tangga seperti ini adalah merupakan kemuliaan dan kekuatan suatu bangsa. Ketika kita mengasuh seorang anak dalam rumah tangga Kristen yang baik berarti suasana itulah perintah pertama yang akan anak itu pelajari. Sejak awalnya, kita akan mengajarnya mengasihi dan mentaati ayah dan ibunya. Dia akan belajar bersikap dengan penghormatan yang semestinya untuk orang lain. Inilah dasar dari hidup yang baik.
Paulus menuliskan, "Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian." (Efesus 6:1-3). Ini merupakan kesempatan bagi anak-anak untuk mentaati orang tua mereka karena dengan melakukan demikian, mereka akan lebih mudah dan lebih "secara alami" untuk taat kepada Bapa mereka di surga. Inilah alasan mengapa ketaatan kepada perintah ini mengandung janji keadaan yang lebih baik dan juga umur panjang. Mereka yang taat, hidup dalam kehidupan yang berkelimpahan daripada mereka yang tidak taat. Setiap anak harus mempunyai kemauan untuk taat dan mengasihi orangtuanya.

Apa itu sikap hormat kepada orangtua?
  1. Hormat berarti bersikap santun dan patuh terhadap orang tua. Di dalam hukum Taurat tertera perintah yang mengharuskan orang Israel untuk menjatuhkan sanksi berat-kematian-kepada anak yang mengutuki orangtuanya, “Apabila ada seseorang yang mengutuki ayahnya atau ibunya, pastilah ia dihukum mati; ia telah mengutuki ayahnya atau ibunya, maka darahnya tertimpa kepadanya sendiri” (Imamat 20:9).
  2. Hormat berarti bertanggung jawab memelihara kelangsungan hidup orang tua. Tuhan Yesus menegur orang Yahudi yang menyelewengkan perintah Tuhan akan persembahan atas dasar ketidakrelaan memenuhi kebutuhan orang tua (Matius 15:3-6). Juga, sebelum Tuhan Yesus mati di kayu salib, Ia meminta Yohanes untuk memelihara Maria, ibu-Nya (Yohanes 19:26-27). Semua ini memperlihatkan bahwa Tuhan menginginkan kita untuk bertanggung jawab memelihara kelangsungan hidup orang tua kita.
Mengapa menghormati orangtua?
Karena haruslah demikian (hal ini adil, benar bagi Allah). Di dalam Kristus, ALLAH menyatakan kasihNya kepada orang tua, dan di dalam Dia, Ia memberikan kepada mereka suatu tempat yang terhormat. Itu sebabnya, Paulus menambahkan: “karena haruslah demikian”. Kita tidak dapat mengasihi ALLAH jika tidak mengasihi sesama. Orangtua kita adalah sesama kita, lebih dari itu orang tua adalah hamba dan wakil ALLAH yang melalui mereka hidup kita dipelihara. Sebab itu mereka harus dihormati dengan sikap taat/tunduk yang bersifat suka-rela, tanpa paksaan, namun tidak membabi-buta atau tanpa batas.
Bagaimana cara menghormati orangtua?
Di dalam Tuhan. Artinya, sesuai dengan firman dan kehendak Tuhan. Jadi bukan semau kita sendiri, atau sesuai dengan keinginan orangtua. Intinya harus mengutamakan Tuhan di atas kepentingan keluarga. Tuhan menegaskan, “Siapakah ibu-Ku dan siapakah saudara-saudara-Ku? . . . Sebab siapa pun yang melakukan kehendak bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku . . . dialah ibu-Ku” (Matius 12:46-50).
Hadiah/upah apa bagi yang menang?
  1. Kebahagiaan, yang dimaksud adalah kesukacitaan dari Tuhan.
  2. Dan panjang umur, yaitu kesehatan dan kesejahteraan dari Tuhan.
  3. Intinya, akan diberkati Tuhan dan mengalami berkat Tuhan itu sepanjang hayat kita.










1 komentar:

  1. benar kasih dan hormat kepada orang tua itu sangat perlu Pak

    BalasHapus